Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 08 November 2011

Perbaikan I/O Error

Peralatan yang mengalami I/O error
adalah kesalahan yang terjadi sebagai
akibat penggunaan perangkat
periferal seperti printer atau hard
drive eksternal. I/O berarti input atau
kesalahan output yang disebabkan
oleh driver yang sudah usang atau
belum diaktifkan.
Driver perangkat adalah komponen
yang diperlukan untuk memungkinkan
sistem Anda beroperasi untuk
mengontrol dan berkomunikasi
dengan perangkat periferal. Ketika
perangkat I/O terjadi Kesalahan PC
Anda tidak mampu untuk mengatur
perangkat lunak yang diperlukan
untuk mengkonfigurasi device driver
dan mengoperasikan unit perifer.
Cara Perbaiki Peralatan yang I/O
Error
Ada banyak faktor yang berbeda yang
dapat menyebabkan Perangkat I/O
error sehingga Anda dapat mulai
menemukan masalah melalui
beberapa langkah pemecahan
masalah dasar. Hal terbaik adalah
mulai dengan dasar-dasar untuk
menyingkirkan beberapa masalah
sebelum Anda melakukan metode
yang lebih maju untuk memperbaiki
kesalahan.
1. Cari Perangkat: Untuk mencari
perangkat yang menyebabkan
kesalahan, klik pada “Start” pada
toolbar utama dari desktop anda dan
kemudian pilih “Control Panel” dari
menu. Ketika Control Panel terbuka,
pilih “Performance and Maintenance”
dan pilih “System. ” Ketika jendela
terbuka pilih “Hardware” dan
kemudian klik pada “Device Manager.”
Cari perangkat yang memiliki “x”
merah ditandai di atasnya. Klik pada
tab “General” dan kemudian pilih
“Enable Device” dan klik “OK .” Jika
masih ada kesalahan lanjutkan untuk
klik pada “General” dan kemudian
pilih “Troubleshoot” dan klik “OK.”
2. Update Driver: Jika masih ada
kesalahan setelah Anda menjalankan
troubleshooter, pilih tab Driver, lalu
klik “Update Driver.” Setelah driver
diperbarui melakukan tes.
3. Periksa CD: Jika Anda masih
mengalami masalah memeriksa CD
untuk melihat apakah perlu
pembersihan. Jika CD telah puing-
puing di atasnya ini akan membuat
Kesalahan I / O. Juga menguji CD
pada komputer lain untuk memastikan
tidak ada masalah dengan drive CD
anda.
4. Update Sistem Operasi: Pastikan
update terbaru untuk sistem operasi
Anda telah didownload karena
update baru dapat membantu
memecahkan masalah seperti
kesalahan drive dan konflik lainnya.
5. Periksa Koneksi: Periksa semua
hubungan antara hard drive anda
dan compact disk dan mencoba dan
kemudian menghubungkan kembali
melumpuhkan mereka. Kadang-
kadang ini akan membantu untuk
menghapus beberapa gangguan
dalam koneksi.
6. Periksa Website: Periksa website untuk
produsen driver untuk melihat apakah
mereka mendiskusikan konflik dan
bagaimana mengatasinya. Ini akan
membantu Anda mengidentifikasi
konflik Anda mungkin telah diabaikan
selama proses pemecahan masalah.

sumber: dunia komputer
Published with Blogger-droid v1.7.4

Jumat, 28 Oktober 2011

Memperbaiki Windows dengan Repair

Ketika Windows XP, 2003, Vista, 2008 atau 7 mengalami masalah, kadang tidak mudah untuk mengatasinya. Baik permasalahan ini timbul akibat virus (malware), konflik aplikasi atau sebab lainnya. Tetapi, ada aplikasi kecil, gratis dan portable yang bisa kita gunakan untuk mengatasi masalah tersebut, yaitu Windows Repair (All ini One).

Windows Repair merupakan software yang didesign untuk mengatasi berbagai permasalahan dalam Windows, baik Windows XP, 2003, Vista, 2008 dan 7. Disediakan 4 langkah penjelasan serta rekomendasi sebelum kita melalukan perbaikan (repair windows). Berikut penjelasan masing-masing langkah yang disediakan :

* Disini dijelaskan sebelum melakukan repair windows, harus dipastikan bahwa komputer sudah bebas virus (malware). Karena jika komputer masih terinfeksi virus, proses repair kemungkinan besar tidak akan berhasil, malah bisa lebih buruk. Untuk memastikan komputer bersih, direkomendasikan 3 program :
*


* Malwarebytes (scanner gratis untuk malware/virus)

* TDDS Rootkit Remover

* Microsoft Security Essentials (Antivirus gratis dari Microsoft)


* Langkah Opsional (bisa dilakukan atau tidak, tetapi jika ada masalah dengan permission file sangat disarankan untuk melakukannya), yaitu mengecek File Sistem Windows dari Error. Langkah ini akan melakukan Cek Disk (ChkDsk) dan akan dilakukan setelah komputer restart terlebih dahulu. Klik saja tombol “Do it” di Step 2 jika ingin mengecek disk.
*

* Langkah Opsional (bisa dilakukan atau tidak), yaitu melakukan pengecekan file-file sistem windows akan kemungkinan ada yang rusak, error atau versinya tidak sama. Langkah ini kadang bisa mengetasi berbagai masalah windows. System File Check akan melakukan scan file-file windows dan membandingkan dengan file asli (original). Untuk Windows XP dan 2003, diperlukan CD Master Windowsnya, sedangkan untuk windows Vista, Windows 7 dan yg lebih baru tidak memerlukan CD/DVD.
*

* Langkah Pilihan (opsional), yaitu System Restore, baik membuat system restore baru (Create) atau membuka sistem yang sudah tersimpan dengan klik “Restore”
*

Start repairs Menu utama untuk melakukan perbaikan windows.

Lebih Details dengan Proses Repairs

Ketika kita sudah memahami atau melakukan langkah yang dirasa penting dari langkah 1 sampai langkah 4, maka langkah terakhir adalah melakukan perbaikan (dari tab Start Repairs). Disini kita diberikan 3 pilihan : Basic Mode, Advanced Mode dan Custom Mode. Ketika di pilih salah satu menu tersebut kemudian di klik tombol “start”, akan muncul window yang menampilkan langkah apa yang akan dilakukan (kita juga bisa memilih atau tidak secara manual).

Berikut penjelasan lebih detail apa yang dilakukan dan dimana diperlukannya :

* Reset Registry Permissions: Mengembalikan masalah perijinan Registry ke keadaan semula. Dilakukan jika terjadi masalah seperti gagal menginstall software, windows update gagal, registry tidak dapat diakses dan lainnya. Proses ini dapat memerlukan waktu yang agak lama, tergantung jumlah registry dan CPU

* Reset File Permissions, langkah ini akan mengembalikan masalah perijinan file dengan memberikan hak akses sepenuhnya di drive C bagi administrator, system dan pengguna yang terdaftar. Dilakukan jika terjadi masalah seperti: tidak bisa menginstall aplikasi, update, program error, services tidak jalan dan lainnya

* Register System Files, akan mendaftarkan (register) berbagai file DLL dan OCX yang ada di folder system32 serta SysWOW64. Ini dilakukan jika ada masalah dalam hal mendaftarkan file-file di folder windows sistem.

* Repair WMI, memperbaiki masalah Windows Management Instrumentation (WMI) yang digunakan oleh berbagai aplikasi lain seperti misalnya Windows Firewall dan Windows Action Center

* Repair Windows Firewall, untuk memperbaiki windows firewaall yang bermanfaat untuk mencegah koneksi dari luar ke komputer tanpa sepengetahuan kita

* Repair Internet Explorer, untuk memperbaiki IE yang error jika masih menggunakan browser ini

* Repair MDAC & MS Jet, untuk memperbaiki jika program atau aplikasi database yang memerlukan MDAC dan MS JEt bermasalah.

* Repair Hosts File, memperbaiki hosts file yang kadang di ubah atau di edit oleh virus(malware).

* Remove Policies Set By Infections, mengembalikan berbagai setting ke awal, seperti Task Manager yang tidak bisa dijalankan, tampilan desktop hilang, exe tidak jalan dan lainnya. COcok untuk memperbaiki setelah komputer terinfeksi virus

* Repair Icons, jika tampilan icon tidak benar atau hanya blank atau putih saja, pilih perbaikan ini.

* Repair Winsock & DNS Cache, untuk memperbaiki masalah koneksi atau jaringan yang rusak. Seperti misalnya kita tidak bisa terkoneksi jaringan atau internet padahal sebelumnya tidak ada masalah

* Remove Temp Files, lebih ke arah pembersihan windows dengan menghapus file-file sementara yang tidak dipakai lagi (file temporary), kadang virus juga berada di lokasi ini

* Repair Proxy Settings, Memperbaiki masalah proxy (proxy akan dimatikan), seperti misalnya kita tidak bisa terkoneksi ke website tertentu

* Unhide Non System Files, akan menampilkan file-file windows yang disembunyikan oleh virus/malware yang seharusnya bukan file sistem.

* Repair Windows Update, untuk memperbaiki jika windows update tidak bisa berjalan semestinya

Jika sudah memilih opsi-opsi yang akan dilakukan perbaikan (repair), selanjutnya kita tinggal klik tombol “Start” dan tunggu proses berlangsung.

For Windows XP, 2003, Vista, 2008 & 7

v.1.4.1 (Supports 32 & 64 bit)

Download Windows Repair (all in One) ( 595 KB)
Link1
, Link 2


dikutip dari DUNIA KOMPUTER
Published with Blogger-droid v1.7.4

Minggu, 20 September 2009

Windows XP - OS Legendaris dan Mumpuni

Windows 7 baru saja dirilis oleh Microsoft walaupun masih dalam versi beta dan kabarnya masih banyak terdapat bug,namun popoleritasnya melejit sehingga Vista seakan tak diperhatikan lagi.Ada yang bilang Window 7 adalah penyempurnaan dari Windows Vista,ada yang berpendapat Windows 7 merupakan perampingan dari Vista.Entah mana yang benar,yang pasti menurut teman saya yang sudah menjajal Window 7,katanya lebih ringan dari Vista dan tidak terlalu membebani resourse memory,begitulah pengakuannya kepada saya (kayak penyidik aja..).
Terlepas dari berbagai opini yang beredar di internet dan tabloid komputer saat ini tentang kehebatan Window 7,tetapi banyak yang nggak bergeming dari OS legendaris: Windows XP!.Tidak bisa dipungkiri Windows XP memang satu-satunya OS yang paling populer dan bertahan lama.Pengguna Windows XP sangat variatif,mulai yang awam hingga profesional.Mungkin karena lebih familiar saja dan lebih mudah digunakan sekaligus versi "B"nya (bajakan..) lebih gampang didapat.
Selain beberapa keunggulan di atas,Window XP tergolong OS yang banyak kompetibelitasnya dengan software buatan pihak ketiga.Hampir semua software yang bisa didownload di internet selalu diperuntukan bagi Window XP,baik yang freeware maupun versi berbayar.
Entah berapa banyak alasan orang untuk tidak meninggalkan OS legendaris ini.Mungkin hal tersebut lantaran masih adanya dukungan dari Microsoft sendiri,dengan mengeluarkan update berupa service pack (SP) dan patch tertentu.Banyak user mengatakan,biarpun tampilannya tidak semewah Vista,namun XP lebih stabil jika dibandingkan dengan Vista.Baik itu masalah keamanan maupun bugs.
Pengalaman pribadi penulis,saya menggunakan XP Pro dari pertama saya bisa membeli komputer pribadi sampai sekarang ini.Saya mengakui XP memang handal dan ekonomis,mengapa begitu? Soalnya XP gampang untuk dimodifikasi dengan bantuan beberapa software gratisan,misalnya jika menginginkan tampilan dan menikmati fitur mirip Windows Vista atau Windows 7 tinggal instal aplikasi sejenis Desktop Enhancement yang banyak tersedia di internet,antara lain Brisco Pack,Vista Transfotion,Seven Transformation,Vistamize,dan masih banyak lagi (silahkan cari di Google..).Bahkan jika perlu kita juga bisa menyulap tampilan XP menjadi OS lain seperti Mac OS atau varian Linux lainnya seperti Ubuntu,Debian,Fedora,EyeOS,dll.Semua tergantung kreasi dan selera masing-masing.
Saya pernah memodifikasi XP Pro yang secara default-nya tentu berbahasa Inggris menjadi bahasa Indonesia,dan ternyata cukup sukses.Dalam proses modifikasi tersebut saya menggunakan sebuah freeware bernama Resource Hacker.Mungkin karena cuma iseng dan saya mengerjakan kapan ada waktu luang saja,proses modifikasi berjalan memakan waktu 4-5 hari,lumayan lama ya..Sebenarnya tidak ada keahlian khusus yang diperlukan,cuma kita harus menterjemahkan (mengedit) semua opsi menu dan perintah dalam Windows XP ke bahasa Indonesia.
Kunci utamanya, kita harus memodif file sytem32.dll yang berada di direktori C:\Windows\System32\system32.dll dengan software Resource Hacker.Jika ada kesempatan saya akan menulis tentang cara modif file system32.dll,mungkin pada edisi akan datang.
Kesimpulannya,menurut hemat saya pribadi Windows XP akan tetap sebagai OS terpopuler untuk beberapa tahun ke depan walaupun mengalami persaingan ketat dari OS marganya sendiri sekaligus dengan pendatang baru yang rata-rata Open Source bahkan free.Semua terpulang pada kebutuhan masing-masing user dalam menentukan OS yang tepat dan friendly menurutnya.

Selasa, 25 Agustus 2009

Tanda-tanda Komputer Terserang Virus!

Kecanggihan teknologi sering disalahgunakan. Virus diciptakan untuk merusak sistem lain. Walaupun kita mempunyai anti virus, ia belum dapat menjamin 100%.Tahukah anda tanda-tanda jika pc kita telah dijangkiti virus?

Tanda tanda pc anda telah dijangkiti virus adalah seperti berikut:

* PC menjadi hang .
* Prestasi PC tiba-tiba sahaja menjadi lembap. Sebarang aplikasi atau fail yang hendak dibuka menjadi terlalu perlahan.
* Keluar mesej "Out of memory error" walaupun PC mengandungi ruang ingatan yang mencukupi.
* Sistem operasi Windows tidak boleh dijalankan walau sebelum ini kita tidak pernah menyentuh bahagian setting ataupun mengubah registry.
* Sistem operasi Windows tidak dapat dijalankan kerana fail-fail penting untuk menjalankannya hilang tiba-tiba.
* Ada program yang tidak pernah diinstal sebelum ini tiba-tiba muncul dan berjalan dengan sendirinya.
* Terdapat proses yang tidak diketahui sedang berjalan dan menggunakan banyak sumber CPU.
* Kita tidak boleh menginstal sebarang program atau aplikasi baru.
* Windows seringkali reboot dan proses reboot berlaku berulangkali.
* Utiliti cakra seperti scandisk melapurkan banyak error pada cakra selepas melakukan imbasan cakra.
* Program atau aplikasi yang sebelum ini boleh digunakan crash secara tiba-tiba.
* Drive partition bagi cakra keras, CD-ROM dan cakra liut tiba-tiba sahaja hilang.
* Menerima email yang mengandungi sisipan-sisipan yang ganjil, contohnya mengandungi dua ekstensi.
* Perisian Antivirus hilang tiba-tiba.
* Perisian Antivirus tidak boleh di instal.
* Dialog box terpapar pada skrin secara tiba-tiba.
* Sistem PC berjalan dengan sendirinya, misalnya tetikus menunjuk ke sesuatu, membuka dan menutup tray CD-ROM dengan sendirinya.
* Penunjuk tetikus berubah imej dan grafik.
* Ikon-ikon ganjil terpapat pada sistem tray walaupun tidak pernah menginstal sebelum ini.
* Muzik atau Video tiba-tiba sahaja dimainkan dengan sendirinya.
* Saiz sesuatu fail berubah, walaupun kita tidak mengeditnya sebelum ini.
* Fail-fail yang kita simpan hilang satu persatu.
* Properties sesuatu fail berubah dengan sendirinya.

sumber : www.familiazam.com